
OPINI- Pilkada Mesuji yang semakin mendekat menuntut seluruh elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), Komite Sekolah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Kepala Desa, untuk menjaga netralitas. Netralitas mereka sangat krusial demi terciptanya pemilihan yang adil, jujur, dan demokratis.
Pertama, ASN sebagai pelayan publik memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan. Netralitas ASN memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan tanpa intervensi politik, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga. Ketika ASN terlibat dalam politik praktis, hal ini tidak hanya melanggar kode etik, tetapi juga mengancam integritas birokrasi.
Kedua, Komite Sekolah juga harus bersikap netral. Sebagai perwakilan masyarakat di sektor pendidikan, Komite Sekolah seharusnya fokus pada peningkatan mutu pendidikan, bukan pada politik praktis. Ketika Komite Sekolah terlibat dalam politik, ada risiko bahwa keputusan yang diambil bukan berdasarkan kepentingan pendidikan, melainkan kepentingan politik tertentu.
Ketiga, BPD sebagai lembaga yang mewakili aspirasi masyarakat desa juga harus menjunjung tinggi netralitas. BPD memiliki tugas untuk mengawasi jalannya pemerintahan desa, dan netralitas mereka sangat diperlukan agar fungsi pengawasan tersebut berjalan dengan baik. Jika BPD terlibat dalam politik, mereka berpotensi tidak lagi menjalankan tugas dengan objektif dan profesional.
Terakhir, Kepala Desa, sebagai pemimpin di tingkat desa, memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat. Oleh karena itu, Kepala Desa harus menjaga netralitas agar tidak ada pemaksaan atau penggiringan opini kepada masyarakat dalam memilih kandidat tertentu. Kepala Desa yang netral dapat menciptakan suasana pemilihan yang damai dan kondusif, serta memastikan bahwa pilihan masyarakat adalah murni berdasarkan preferensi pribadi, bukan tekanan politik.
Dalam menghadapi Pilkada Mesuji, penting bagi kita semua untuk mengawasi dan mengingatkan ASN, Komite Sekolah, BPD, dan Kepala Desa untuk menjaga netralitas mereka. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa Pilkada Mesuji berlangsung dengan jujur, adil, dan demokratis, yang pada akhirnya akan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat.
Mesuji, 30 Agustus 2024
Cheudin
Pemerhati Pemilu dari Organ Apik