

Di balik gemuruh berita yang kau kabarkan,
terdengar detak perjuangan yang tak henti.
Jari-jarimu menari di atas papan,
menuliskan kebenaran di tengah sunyi.
Kau bukan sekadar pelapor zaman,
kaulah penjaga nurani bangsa.
Di balik kata yang tajam dan terang,
tersimpan letih yang tak pernah dipaksa.
Buruh jurnalis, pejuang senyap,
yang gajinya tak sebanding dengan bahaya.
Di medan konflik, bencana, dan politik serap,
kaulah saksi yang membawa cahaya.
Pada 1 Mei ini, kami tak lupa,
akan hakmu yang kerap terabaikan.
Kebebasan pers bukan hanya kata,
tapi juga upah layak dan perlindungan.
Hidup buruh jurnalis, hidup yang berani!
Pena dan suara, senjata abadi.
Di jalan panjang keadilan ini,
namamu tercatat dalam sejarah negeri.
(Untuk Kaum Buruh Jurnalis di Hari Buruh Nasional 2025)