Selamat! Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono Nomor Urut 2 Menangkan Pilkada Mesuji 2024

Rakhmi Pratiwi, ST., MT., Kepala Bidang Dikdas Mesuji

Mesuji, 28 November 2024 – Dengan penuh rasa bangga dan haru, kami mengucapkan selamat atas kemenangan Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono yang berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mesuji 2024 dengan nomor urut 2. Kemenangan ini menjadi bukti nyata dari kepercayaan besar masyarakat Mesuji kepada pasangan pemimpin yang berkomitmen membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah tercinta ini.

Rakhmi Pratiwi, ST., MT., Kepala Bidang Dikdas Mesuji, turut menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian luar biasa ini. Dalam pesannya, ia mengungkapkan:
Kemenangan ini bukan hanya kemenangan pasangan Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono, tetapi juga kemenangan seluruh masyarakat Mesuji. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan bijaksana, membawa kemajuan di segala lini, dan menjadikan Mesuji semakin gemilang di masa depan.”

Kemenangan ini merupakan awal dari perjalanan baru dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan untuk semua lapisan masyarakat Mesuji.

Sekali lagi, selamat kepada Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono! Semoga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk membawa Mesuji menuju perubahan yang lebih baik. [007]

Kepala Desa Mekar Sari, Sunardi, Ucapkan Selamat Kepada Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono Atas Kemenangan Pilkada Mesuji 2024

Kepala desa Mekarsari

MESUJI – Kepala Desa Mekar Sari, Sunardi, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh kepada pasangan calon nomor urut 2, Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono, yang telah resmi memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mesuji tahun 2024. Kamis [28/11/24]


Dalam pernyataannya, Sunardi mengungkapkan rasa bangga serta harapannya terhadap kepemimpinan pasangan ini. “Saya, atas nama pribadi dan juga mewakili masyarakat Desa Mekar Sari, mengucapkan selamat atas terpilihnya Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono sebagai pemimpin baru Kabupaten Mesuji. Semoga amanah ini bisa dijalankan dengan baik demi kemajuan Mesuji yang lebih sejahtera,” ujar Sunardi saat ditemui di kediamannya.

Sunardi juga menambahkan bahwa kemenangan pasangan ini merupakan cerminan harapan masyarakat Mesuji terhadap perubahan yang lebih baik di masa mendatang. Ia optimis bahwa di bawah kepemimpinan Elfianah dan Yugi Wicaksono, program-program pembangunan, kesejahteraan, dan pemberdayaan masyarakat akan lebih ditingkatkan.

“Saya yakin, mereka adalah pasangan yang tepat untuk membawa Kabupaten Mesuji ke arah yang lebih maju. Saya dan seluruh warga Desa Mekar Sari siap mendukung setiap program yang akan mereka jalankan, tentunya demi kesejahteraan kita bersama,” tambah Sunardi.

Kemenangan pasangan nomor urut 2 ini disambut antusias oleh berbagai kalangan masyarakat di Mesuji. Dengan visi dan misi yang jelas, Elfianah dan Yugi Wicaksono diharapkan mampu memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan daerah, termasuk di bidang ekonomi, pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.

Sunardi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mendukung kepemimpinan baru ini tanpa memandang perbedaan pilihan selama Pilkada. “Saatnya kita bersama-sama melangkah maju, meninggalkan perbedaan, dan fokus pada pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Mesuji.”

Dengan ucapan selamat yang tulus dari Kepala Desa Mekar Sari ini, semoga kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus terjalin erat, membawa Kabupaten Mesuji menuju masa depan yang gemilang. [007]

Kepala Desa Tri Karya Mulya Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ibu Elfianah dan Yugi Wicaksono sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mesuji

Kepala Desa Tri Karya Mulya

MESUJI – Kepala Desa Tri Karya Mulya, Faturahman, menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik atas terpilihnya pasangan nomor urut 2, Ibu Elfianah dan Yugi Wicaksono, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mesuji. Kamis [28/11/24]

Dalam kesempatan ini, Faturahman menyatakan kebanggaannya terhadap kemenangan pasangan tersebut, yang menurutnya merupakan wujud nyata dari kepercayaan masyarakat Mesuji terhadap kepemimpinan mereka.

“Kami, dari Desa Tri Karya Mulya, dengan bangga mengucapkan selamat kepada Ibu Elfianah dan Bapak Yugi Wicaksono atas terpilihnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mesuji. Semoga kepemimpinan beliau berdua membawa Mesuji semakin maju, sejahtera, dan terus berkembang sesuai harapan seluruh masyarakat,” ujar Faturahman.

Sebagai pemimpin di tingkat desa, Faturahman juga menyampaikan kesiapan Desa Tri Karya Mulya untuk mendukung visi dan misi pasangan Elfianah-Yugi dalam membangun Kabupaten Mesuji yang lebih baik. Ia optimis, di bawah kepemimpinan baru ini, berbagai program strategis yang pro-rakyat dapat segera terwujud.

“Harapan kami besar terhadap kepemimpinan Ibu Elfianah dan Pak Yugi. Kami yakin, mereka mampu membawa perubahan positif dan memberikan solusi nyata untuk tantangan yang ada di Mesuji. Kami di tingkat desa siap mendukung penuh program-program pemerintah daerah,” tambahnya.

Pasangan nomor urut 2, Ibu Elfianah dan Yugi Wicaksono, berhasil meraih dukungan mayoritas dalam Pilkada Mesuji 2024, berkat visi mereka yang inovatif dan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat. Kemenangan ini disambut antusias oleh masyarakat luas, termasuk dari berbagai tokoh dan pemimpin di tingkat desa, seperti Faturahman.

Dengan semangat persatuan dan kolaborasi, Faturahman berharap masa kepemimpinan ini menjadi tonggak baru bagi kemajuan Kabupaten Mesuji. “Semoga Ibu Elfianah dan Pak Yugi selalu diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah rakyat Mesuji,” tutupnya. [007]

Kepala Desa Hadimulyo, Karyanto, Sampaikan Selamat kepada Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono atas Kemenangan Pilkada Mesuji 2024

Karyanto: Kepala Desa Hadi Mulyo

MESUJI – Kepala Desa Hadimulyo, Karyanto, menyampaikan ucapan selamat penuh kebanggaan kepada pasangan calon nomor urut 2, Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono, yang berhasil memenangkan Pilkada Mesuji 2024. Kemenangan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Mesuji untuk menciptakan pemerintahan yang semakin maju, adil, dan sejahtera. Kamis [28/11/24]

Dalam pernyataannya, Karyanto mengungkapkan rasa syukur dan optimisme terhadap pasangan terpilih.

“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Desa Hadimulyo, saya mengucapkan selamat kepada Ibu Elfianah dan Mas Yugi Wicaksono. Semoga amanah besar ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Mesuji dan kesejahteraan rakyat. Kami siap mendukung program-program yang akan membawa perubahan positif untuk seluruh masyarakat,” ucap Karyanto.

Karyanto juga mengapresiasi semangat demokrasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh masyarakat Mesuji selama proses pemilihan. Menurutnya, kemenangan ini adalah cerminan dari kepercayaan rakyat terhadap visi, misi, dan kemampuan pasangan Elfianah-Yugi Wicaksono dalam memimpin daerah.

Sebagai kepala desa, Karyanto berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemimpin baru ini dalam mewujudkan program pembangunan yang menyentuh berbagai aspek, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat desa.

Kemenangan pasangan nomor urut 2 ini disambut hangat oleh masyarakat Mesuji. Euforia dirasakan di berbagai wilayah, termasuk Desa Hadimulyo, yang percaya bahwa pasangan Elfianah dan Yugi Wicaksono adalah figur pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata.

Dengan penuh harapan, Karyanto menutup pernyataannya dengan doa untuk keberhasilan pasangan terpilih:

“Selamat mengemban amanah, semoga setiap langkah yang diambil senantiasa diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan membawa keberkahan untuk seluruh masyarakat Mesuji.”

[007]

Merenungkan Diri Pasca Pencoblosan Pilkada Mesuji 2024: Sebuah Refleksi dari Ketua DPD JNI

Udin Komarudin: Ketua DPD. Jurnalis Nasional Indonesia

MESUJI – Hembusan angin lembut pagi ini mengiringi ketenangan yang akhirnya dirasakan oleh masyarakat Mesuji setelah melalui pesta demokrasi yang menentukan masa depan daerah ini. Pilkada Mesuji 2024 telah usai, dan pemenangnya sudah jelas: pasangan nomor urut 2, Elfianah dan Yugi Wicaksono, resmi memenangkan hati rakyat. Kamis [28/11/24]

Di bawah rindang pepohonan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jurnalis Nasional Indonesia (DPD JNI)Udin Komarudin, dengan balutan pakaian hitam bersulamkan lambang JNI di dadanya, terlihat merenungkan perjalanan panjang pesta demokrasi ini. Sosok yang tenang dan bersahaja ini, tidak hanya menjadi saksi dari proses pemilu, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga informasi tetap transparan dan netral bagi masyarakat luas.

Dalam renungannya, Ketua DPD JNI menyampaikan bahwa Pilkada bukan sekadar kontestasi politik, tetapi juga cerminan dari kematangan demokrasi masyarakat. “Kemenangan Elfianah dan Yugi Wicaksono ini adalah hasil dari suara hati rakyat yang menginginkan perubahan nyata. Tugas kita sebagai jurnalis adalah terus mengawal perjalanan ini, menjaga agar pemerintahan yang terbentuk benar-benar berkomitmen pada janji-janji yang telah diucapkan,” ungkapnya dengan penuh makna.

Sebagai Ketua DPD JNI, ia juga menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga harmoni pasca pemilu. Pers, katanya, adalah jembatan antara pemerintah dan rakyat, sekaligus pengawas yang tidak boleh goyah dalam menyuarakan kebenaran. “Tugas kita belum selesai. Justru ini adalah awal dari perjalanan baru, baik untuk pasangan terpilih maupun bagi kami sebagai jurnalis. Kita harus tetap menjadi mata dan telinga masyarakat,” tambahnya dengan penuh semangat.

Elfianah dan Yugi Wicaksono, pasangan yang kini menjadi simbol harapan baru Mesuji, diharapkan dapat membawa perubahan signifikan untuk daerah ini. Ketua DPD JNI, dengan segala kebijaksanaannya, mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Rakyat telah memberi kepercayaan. Sekarang, saatnya membuktikan bahwa kepercayaan ini tidak disia-siakan,” pesannya.

Pilkada Mesuji 2024 telah mencatatkan sejarah baru. Tetapi bagi Ketua DPD JNI, sejarah yang paling bermakna adalah ketika pemerintahan berjalan dengan baik, aspirasi rakyat terakomodasi, dan pers tetap berdiri kokoh sebagai pilar keempat demokrasi.

Kepada masyarakat Mesuji, ia mengajak untuk bersama-sama mengawal pemerintahan baru ini dengan semangat persatuan. “Mari kita tinggalkan perbedaan, bersatu untuk membangun Mesuji yang lebih baik. Demokrasi bukan tentang menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana kita semua dapat bergandengan tangan menuju masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya, sembari mengulas senyum penuh harapan.

Dengan usainya Pilkada, Mesuji kini menyongsong babak baru. Harapan, doa, dan kerja keras menjadi fondasi utama untuk mewujudkan janji-janji perubahan yang telah digaungkan. Dalam perjalanan ini, Ketua DPD JNI berjanji akan terus berada di garis depan, mengawal, dan menyuarakan setiap langkah yang membawa Mesuji menuju kejayaan. [Tim 007]

Sinkronisasi Hasil Pilkada Kabupaten Mesuji 2024 dengan Ramalan Bocah Indigo: Keakuratan yang Menghebohkan!

Sketsa Keakuratan Ramalan Bocah Indigo

MESUJI– Hasil Pilkada Kabupaten Mesuji 2024 akhirnya menunjukkan dominasi pasangan Elfianah-Yugi dengan perolehan suara sebesar 50,87%. Pasangan Suprapto-Fuad berada di posisi kedua dengan 31,33%, diikuti oleh Edi-Tri dengan 12,53%, dan pasangan Syamsuddin-Yulivan 5,27%.  Rabu [27/11/24]

Namun, yang menarik perhatian publik bukan hanya hasilnya, melainkan keterkaitannya dengan ramalan seorang bocah indigo yang sempat viral di media sosial. Bocah tersebut memprediksi bahwa pasangan yang “memiliki latar belakang kuat secara emosional dan didukung gelombang suara perempuan” akan menjadi pemenang Pilkada. Prediksi ini dianggap sesuai dengan kemenangan Elfianah, satu-satunya calon perempuan di kontestasi ini.

Kejutan di Tengah Persaingan Ketat

Sejak awal, pasangan Elfianah-Yugi, yang diusung oleh partai-partai besar, diprediksi unggul. Program-program mereka, seperti pemberdayaan perempuan serta pemberian insentif bagi tokoh agama dan penjaga makam, dianggap mampu menarik hati masyarakat.

Pasangan Suprapto-Fuad, meskipun di posisi kedua, memberikan perlawanan kuat. Strategi kampanye mereka yang mengedepankan kebijakan pro-petani dan pembangunan infrastruktur berhasil meraih simpati publik, namun belum cukup untuk menyaingi dominasi Elfianah-Yugi.

Sementara itu, pasangan Syamsuddin-Yulivan dan Edi-Tri kurang mampu bersaing meskipun sempat menggencarkan kampanye berbasis relawan.

Ramalan Bocah Indigo Jadi Sorotan

Ramalan bocah indigo yang menyebut bahwa “ada pasangan dengan energi besar dan elemen femininitas kuat” kini menjadi bahan perbincangan. Banyak yang menganggap ramalan ini selaras dengan kemenangan Elfianah-Yugi, terutama karena Elfianah adalah satu-satunya perempuan dalam kontestasi.

Bagi sebagian pihak, fenomena ini hanya kebetulan. Namun, ada pula yang melihatnya sebagai fenomena unik dalam Pilkada. Salah seorang warga Mesuji, Andi (35), mengungkapkan, “Awalnya kami menganggap ramalan itu sekadar hiburan. Tapi, hasilnya ternyata cocok dengan kenyataan. Ini membuktikan bahwa hal-hal spiritual bisa saja berpengaruh dalam politik.”

Reaksi Publik dan Tantangan Ke Depan

Hasil Pilkada Mesuji 2024 menjadi pengingat bahwa dinamika politik tak hanya dipengaruhi oleh strategi kampanye dan program kerja, tetapi juga oleh persepsi publik, bahkan hal-hal yang sulit dijelaskan secara logis.

Kini, perhatian masyarakat tertuju pada pasangan Elfianah-Yugi, yang diharapkan dapat merealisasikan janji-janji kampanye mereka. Di sisi lain, fenomena ramalan bocah indigo tetap menjadi topik hangat di berbagai kalangan. Apakah ini sekadar kebetulan, ataukah ada dimensi lain dalam dunia politik?

Waktu akan menjadi saksi atas kelanjutan cerita Pilkada Mesuji 2024, baik dari sisi pemerintahan baru maupun dari sisi kehebohan ramalan yang mengiringinya. [007]

Hidup Tak Perlu Banyak Cerite, Buktiin Bahwa Kite Bise

Potret Buram Seorang Jurnalis

PENDIDIKAN – Pilkada Mesuji 2024 telah tiba, jadi momen penting bagi kite semue. Hari ini bukan waktunye banyak cerite, bukan waktunye cuma janji-janji bak mercon kertas. Hidup itu soal tindakan, bukan cuma ngomong. Kite butuh pemimpin yang bukan sekadar pandai nyeruit dengan cerita panjang lebar, tapi kosong di tengah. Kite butuh bukti nyata, bukan omongan saja.

Rakyat Mesuji udah terlalu sering dengar cerite soal perubahan, soal perbaikan. Tapi, nyatanye, jalan-jalan rusak tetap berlubang, irigasi sawah kite macet, dan pelayanan publik kadang-kadang cuma bagus di atas kertas. Pilkada kali ini, mari kite jadikan suare kite sebagai bukti bahwa kite bise berubah. Kite bukan orang yang cuma suka janji manis.

Pemimpin yang kite pilih harus paham: kerja itu gak usah banyak cerite. Apa yang dijanjiin, itulah yang harus ditepati. Kalau bilang mau benerin jalan, ya buktikan. Kalau bilang mau tingkatin kualitas pendidikan, ya laksanain. Jangan cuma pandai bicara saat kampanye, tapi hilang entah ke mane begitu duduk di kursi jabatan.

Pilkada bukan ajang lomba cerita. Jangan kite pilih pemimpin yang gaya kampanyenye seperti nyambel nyeruit: bahan-bahannye banyak, tapi rasanye gak jelas. Kite perlu pemimpin yang konkret, yang ngerti betul bahwa rakyat Mesuji ini butuh perbaikan nyata, bukan cuma angin surga.

Hari ini, saat kite datang ke TPS, ingat baik-baik: pilihan kite bukan cuma soal pasangan calon, tapi soal masa depan kite, anak cucu kite. Pilihlah yang sudah terbukti peduli, yang sudah punya rekam jejak nyata, dan yang pasti akan ngotong bahu sama-sama demi Mesuji yang lebih maju.

Kite bise Mesuji, asal kite kompak. Jangan banyak cerite, buktikan bahwa kite bise dengan pilihan yang bijak. Pilkada hari ini adalah langkah awal menuju perubahan yang kite semua dambakan.

Mesuji, 27 November 2024

Udin Komarudin

Jurnalis Nasional Indonesia

Harapan Baru di Tengah Jalan Berlubang: Suara Warga Mesuji untuk Masa Depan Lebih Baik

Doc. Udin.jurnalis.id

MESUJI – Hari pencoblosan Pilkada Mesuji 2024 menjadi momen krusial bagi warga, tidak hanya sekadar memilih pemimpin baru, tetapi juga mewujudkan harapan besar untuk perubahan yang lebih baik. Di tengah gemuruh antusiasme, pemandangan jalan kabupaten berlubang yang diapit dua desa di kecamatan simpang pematang  yaitu Aji Jaya dan Simpang Mesuji, menjadi potret nyata perjuangan masyarakat yang mendambakan perbaikan infrastruktur sebagai prioritas utama pembangunan. Rabu [27/11/24]

Kondisi jalan yang rusak parah ini, dengan lubang-lubang besar yang mengganggu aktivitas warga, mencerminkan masalah klasik yang sudah lama dihadapi masyarakat pedesaan di Mesuji. Harapan mereka membuncah pada hari ini, dengan keyakinan bahwa suara mereka akan membawa pemimpin yang benar-benar peduli dan mampu merealisasikan solusi konkret atas berbagai persoalan mendesak, termasuk perbaikan jalan.

Menurut salah satu warga, Heri (42), jalan rusak ini telah menghambat mobilitas warga selama bertahun-tahun. “Kami hanya bisa berharap pemimpin baru nanti benar-benar memprioritaskan infrastruktur. Jalan seperti ini membuat kami kesulitan berkendara dan menjalani kegiatan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, suara lain datang dari Siti (34), ibu rumah tangga yang mengaku optimis bahwa hari pencoblosan ini akan menjadi awal perubahan besar. “Kami butuh pemimpin yang tidak hanya memberikan janji, tapi mampu bekerja nyata. Jalan ini adalah simbol perjuangan kami, dan kami ingin ada tindakan nyata setelah Pilkada,” ujarnya.

Potret jalan berlubang ini seakan berbicara lebih banyak daripada kata-kata. Ia menjadi representasi dari aspirasi masyarakat yang selama ini menunggu kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka. Pilkada 2024 tidak hanya menjadi panggung politik, tetapi juga cerminan dari seberapa besar harapan masyarakat terhadap kemajuan daerah.

Hari ini, warga Desa Aji Jaya dan masyarakat Mesuji lainnya memadati TPS untuk menggunakan hak pilih mereka. Pemimpin yang terpilih nanti diharapkan dapat membawa perubahan nyata, terutama dalam membenahi infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Harapan membuncah di tengah keterbatasan. Pilkada 2024 menjadi peluang emas untuk memilih pemimpin yang mampu mewujudkan pembangunan yang merata. Kini, semua mata tertuju pada hasil akhir suara rakyat, dengan doa dan asa bahwa jalan rusak ini akan segera menjadi masa lalu, digantikan oleh jalur yang mulus menuju kemajuan Mesuji. [007]

Antusiasme Warga TPS 02 Desa Aji Jaya dalam Pilkada 2024 Mesuji

Situasi di TPS 02 Desa Aji Jaya-Simpang Pematang

MESUJI – Suasana penuh semangat terlihat di TPS 02 Desa Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, pada hari pemungutan suara Pilkada 2024, Rabu (27/11). Warga tampak antusias memberikan hak pilihnya sejak pagi hari, dengan sejumlah peserta datang mengenakan pakaian rapi sebagai wujud keseriusan mereka dalam menentukan masa depan daerah.

TPS 02 dihias dengan sederhana namun menarik, menggunakan dekorasi bernuansa biru dan putih yang menambah semarak suasana. Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terlihat sigap melayani pemilih yang datang. Tenda yang teduh dan papan informasi yang jelas mempermudah warga dalam memahami tata cara pencoblosan, sehingga proses berjalan lancar.

Menurut Ketua KPPS TPS 02, antusiasme warga cukup tinggi. “Sejak pukul 07.00 WIB, sudah ada pemilih yang datang untuk mencoblos. Kami optimis partisipasi di TPS ini akan mencapai target,” ujarnya.

Salah satu pemilih, Nur Aini (35), mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang bisa turut berpartisipasi dalam Pilkada kali ini. “Saya berharap pemimpin yang terpilih nanti bisa membawa perubahan besar untuk Mesuji, terutama di bidang pelayanan publik,” katanya.

Pilkada Mesuji 2024 menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin terbaik yang mampu membawa daerah ini menuju kemajuan. Dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang signifikan di TPS 02, suasana pemilu ini menunjukkan kesadaran politik warga yang semakin meningkat.

Proses pemungutan suara dijadwalkan selesai pada pukul 13.00 WIB, diikuti dengan penghitungan suara secara transparan. Para saksi dari masing-masing pasangan calon hadir untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur.

Pilkada 2024 di Kabupaten Mesuji diharapkan menjadi contoh pemilu damai, jujur, dan adil. Semangat warga Desa Aji Jaya dalam menggunakan hak pilih mereka menunjukkan komitmen kuat untuk masa depan daerah yang lebih baik. [007]

Komisioner Bawaslu Wahyu Eko Prasetiyo Klarifikasi Dugaan Keberpihakan kepada Paslon Pilkada Mesuji

Komisioner  Bawaslu Wahyu Eko Pengawasan Turunkan APK

MESUJI – Komisioner Bawaslu Kabupaten Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo memberikan tanggapan terkait pemberitaan di sejumlah media online yang menyebut dirinya melanggar kode etik karena diduga berpihak kepada salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Mesuji 2024. Pemberitaan tersebut menyebutkan bahwa Wahyu Eko Prasetiyo terlihat berada di posko salah satu paslon, sehingga memunculkan dugaan keberpihakan. Selasa[26 /11/24]

Dalam klarifikasinya, Wahyu Eko Prasetiyo menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi tersebut adalah dalam kapasitas tugasnya sebagai pengawas pemilu. “Saya ingin meluruskan informasi yang beredar. Kehadiran saya di lokasi salah satu paslon bukanlah bentuk keberpihakan, melainkan bagian dari tugas Bawaslu untuk menginventarisir dan menghimbau pelepasan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang pasca berakhirnya masa kampanye,” ujar Wahyu Eko.

Ia juga menekankan bahwa tindakan tersebut sesuai dengan tanggung jawab Bawaslu dalam memastikan netralitas dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada. “Kami terus berupaya menjalankan tugas secara profesional dan netral sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak ada niat atau tindakan yang mengarah pada keberpihakan terhadap paslon tertentu,” tegasnya.

Wahyu Eko Prasetiyo menyayangkan adanya pemberitaan yang dinilai tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi Bawaslu. Ia mengajak semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Kami di Bawaslu tetap berkomitmen menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas. Jika ada pihak yang merasa keberatan atau memiliki bukti kuat mengenai dugaan pelanggaran kode etik, silakan menempuh jalur yang telah disediakan oleh DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu),” tambahnya.

Pihak Bawaslu Mesuji juga terus mengimbau kepada seluruh paslon dan tim sukses untuk mematuhi aturan yang berlaku selama masa tenang hingga pemungutan suara berlangsung. Hal ini penting demi menjaga kondusivitas Pilkada Mesuji 2024.

Dengan klarifikasi ini, Wahyu Eko Prasetiyo berharap masyarakat dapat memahami konteks sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. [007]