
Di sebuah desa kecil, setiap tahunnya diadakan sebuah acara pemilihan kepala desa yang selalu dinantikan oleh seluruh warga. Pada tahun ini, ada dua calon yang bersaing ketat, Pak Arman, seorang petani yang sederhana namun dikenal jujur dan pekerja keras, dan Pak Budi, seorang pengusaha sukses yang selalu tampil mewah dan pandai berbicara.
Hari pemilihan tiba. Warga desa berkumpul di balai desa untuk memberikan suaranya. Satu per satu, mereka memasukkan kertas suara ke dalam kotak yang telah disediakan. Ada banyak perdebatan di antara warga tentang siapa yang paling layak memimpin desa. Pak Budi memang memiliki banyak uang, dan dia sudah menjanjikan berbagai hal kepada warga, mulai dari jalan aspal yang lebih baik hingga bantuan modal usaha. Sementara itu, Pak Arman hanya berjanji akan bekerja sebaik mungkin dengan apa yang ada.
Saat malam tiba, penghitungan suara dimulai. Warga berkumpul di balai desa, menunggu hasilnya dengan penuh antusias. Di antara kerumunan, ada seorang pria tua bernama Pak Rahman. Dia sudah tinggal di desa ini seumur hidupnya dan mengenal kedua calon dengan baik.
Saat suara terakhir dihitung, hasilnya mengejutkan banyak orang. Pak Arman menang dengan selisih suara yang tipis. Suasana hening sejenak sebelum akhirnya riuh dengan tepuk tangan dan sorak-sorai. Pak Budi tampak kecewa, tetapi dia tetap tersenyum dan menyalami Pak Arman, mengucapkan selamat dengan tulus.
Pak Rahman yang duduk di pojok tersenyum kecil. Dia tahu, warga desa tidak hanya memilih berdasarkan janji-janji manis. Mereka melihat lebih dalam, mencari seseorang yang benar-benar peduli pada desa dan warganya. Pilihan mereka jatuh pada Pak Arman, bukan karena janji besar yang dia berikan, tetapi karena kejujuran dan ketulusan yang dia tunjukkan selama ini.
Pak Arman naik ke podium dan mengucapkan terima kasih kepada semua warga. Dia berjanji, meskipun tidak banyak yang bisa dia janjikan, dia akan bekerja keras untuk membuat desa ini menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. Warga desa, yang sebelumnya khawatir dengan masa depan mereka, merasa tenang. Mereka percaya, mereka telah membuat pilihan yang tepat.







