Ketua DPD JNI Kabupaten Mesuji Memaknai Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025: Saatnya Bangkitkan Kembali Akhlak dan Moral Bangsa

Udin Komarudin Ketua DPD. JURNALIS NASIONAL INDONESIA

PENDIDIKKAN- Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan. Ia adalah momen reflektif yang seharusnya menyentuh nurani setiap anak bangsa. Di tengah hiruk pikuk peringatan hari bersejarah ini, kita diingatkan akan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Indonesia: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan Sosial. Namun, bagaimana realitanya di lapangan, khususnya di Kabupaten Mesuji?

Saya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jurnalis Nasional Indonesia Kabupaten Mesuji [DPD JNI], memandang bahwa Pancasila hari ini tengah mengalami ujian paling berat: degradasi moral dan akhlak di masyarakat. Di ruang publik kita menyaksikan peningkatan kekerasan, konflik sosial yang mudah tersulut, maraknya perilaku korup di berbagai lini, bahkan lemahnya kepekaan terhadap sesama.

Kabupaten Mesuji sebagai bagian dari Indonesia tidak luput dari fenomena ini. Kasus-kasus kekerasan antarwarga, praktik pungutan liar, hingga lemahnya kepedulian terhadap pendidikan karakter di kalangan generasi muda menjadi alarm keras bagi kita semua. Ironis, karena sejatinya Pancasila adalah pedoman hidup yang menjunjung tinggi etika, gotong royong, dan rasa keadilan.

Kita tidak kekurangan aturan, tetapi krisis keteladanan. Kita tidak kekurangan sumber daya, tetapi kekurangan integritas. Maka, peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi momentum perbaikan. Bukan sekadar mengibarkan bendera atau mengucap slogan, tetapi mengembalikan nilai-nilai Pancasila ke dalam perilaku nyata: dari rumah, sekolah, kantor pemerintahan, hingga ruang digital.

Sebagai insan pers, kami memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal nilai-nilai ini. Kami tidak hanya mencatat dan melaporkan, tetapi juga mengedukasi dan mengingatkan. Karena ketika akhlak dan moral bangsa merosot, maka media harus berdiri sebagai benteng terakhir kebenaran.

Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Mesuji—tokoh agama, pendidik, aparat, pemuda, dan pemerintah daerah—untuk menjadikan 1 Juni ini sebagai titik balik. Mari kita gaungkan kembali semangat Pancasila sebagai jiwa bangsa. Kita bangun Kabupaten Mesuji yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nurani.

Pancasila bukan milik masa lalu. Ia adalah harapan masa depan.
Salam Pancasila!



Mesuji, 01 Juni 2025

[Udin Komarudin]
Ketua DPD Jurnalis Nasional Indonesia Kabupaten Mesuji

Hadiah Terindah di Usia Ayah

Cahaya Wulandari

Hari ini usiaku bertambah,
Namun yang paling terasa—bukan rambut yang memutih,
bukan langkah yang mulai lamban,
tapi betapa kau telah tumbuh… jadi perempuan sejati,
yang dulu kugendong, kini berjalan sejajar.

Ingatkah kau, Nak,
suatu masa tangan mungilmu menggenggam jari kasarku,
matamu penuh tanya, hatimu penuh dunia?
Kini kau menjelma bijak,
lebih kuat dari yang pernah Ayah bayangkan.

Di hari ulang tahun ini,
aku tak minta kado apa pun,
karena kau, Nak, adalah hadiah hidup paling sempurna.
Tawa dan cita-citamu—itulah pelita jiwaku.

Teruslah melangkah, meski jauh dari pangkuan,
doa Ayah akan selalu lebih cepat dari angin,
menyusup ke relung hidupmu,
menjadi pelindung saat malam terasa panjang.

Hari ini Ayah bertambah usia,
tapi juga bertambah syukur…
karena kau, anakku, tumbuh bukan sekadar besar—
kau tumbuh dengan cinta.


[Cheudin: Ayah yang Menua 10 Mei 2025]